Saya dapat postingan yang sangat menarik perhatianku, meskipun postingan itu juga adalah copasan. ceritanya seperti ini : copas : Windy August
-------------------------------------------------------------
"Sebenernya tulisan saya ini sudah saya unggah di grup lain, hanya saya pikir lebih baik saya sharing dengan teman-teman disini. Tujuannya bukan untuk menyerang siapapun tapi hanya diskusi biasa, semoga dengan diskusi ini akan lahir suatu ide yang brilian yang menjadikan kita lebih baik. Aamin

Akhir-akhir ini kita dihadapkan dengan adanya penutupan beberapa Broker Internasional dan penyebutan kata illegal terhadap broker tersebut di beberapa daerah, saya ingin menyikapi hal tersebut dengan kepala dingin dan saya berusaha se objektif mungkin menganalisa hal ini.

Kenapa perusahaan internasional berkembang dengan pesat?

Di surat kabar ternama ada ulasan yang isinya membahas mengenai broker internasional ilegal, dimana judulnya adalah Broker Gelap Disekitar Anda, yang menarik bagi saya adalah ulasannya menyebutkan bahwa
1. “kontrak mini dan mikro sudah ditiadakan 7 tahun lalu dengan alasan bahwa
penutupan kontrak mini dan mikro biasanya digunakan oleh pendatang baru
dalam perdagangan riil”
2. “PIALANG RESMI minimal menarik margin hingga puluhan bahkan ratusan juta
rupiah”

dari kedua point diatas saya sangat ingin menanggapi dengan data dan fakta yang terjadi di lapangan dengan pertanyaan, yaitu :
1. Mengapa perusahaan broker internasional yang menyediakan kontrak mini-mikro yang disebut gelap dan ilegal dalam tulisan tersebut dapat berkembang dengan pesat???
2. Mengapa para trader lebih memilih perusahaan Internasional daripada perusahaan lokal, kenapa hal ini bisa terjadi???

Untuk menjawab hal tersebut saya akan coba membandingkan sistem dan kondisi perdagangan di Brokel Lokal dan Broker Internasional :

a. Margin Minimal
- Broker Lokal : minimal margin adalah $5.000
- Broker Internasional : minimal margin adalah $ 1

b. Size Lot minimal
- Broker Lokal : minimal lot size adalah 1 Lot
- Broker Internasional : minimal lot size adalah 0,001 lot

c. Leverage / Nilai Ungkit
- Broker Lokal : 1 : 100
- Broker internasional : 1 : 100 s/d 1 : 500

d. Komisi dan Swap
- Broker Lokal : YA, dikenakan komisi dan swap
- Broker Internasional : TIDAK, tidak dikenakan komisi dan swap

Nah dengan perbedaan yang menurut saya sangat signifikan, saya ingin bertanya kepada anda... Broker manakah yang akan anda pilih?

saya bahas sedikit disini tulisan di surat kabar tersebut :
"KONTRAK MINI DAN MICRO BIASANYA DIGUNAKAN OLEH PENDATANG BARU DALAM PERDAGANGAN RIIL"
Rasanya penulis surat kabar tersebut harus banyak buka internet dan coba lah sekali-kali buka forum-forum trading sistem, mereka yang menulis di thread-thread dan mereka yang ikut komen di thread tersebut adalah orang-orang yang luar biasa, dan saya berpikir anda sebagai penulis sudah saatnya menggunakan fasilitas google untuk mencari tahu bahwa ada beberapa trader Indonesia yang sistem trading nya sudah digunakan di seluruh dunia, dan mereka itu trading tidak di broker Indonesia. Apakah menurut anda orang seperti itu yang anda sebut PENDATANG BARU, mister??? I DON'T THINK SO.....SIR!!!

saya bahkan ingin balik bertanya kepada penulis, apakah yang investor broker lokal yang menyerahkan sepenuhnya segala keputusan kepada manager investasi itu adalah seseorang yang berpengalaman dalam dunia trading? dengan dia menyerahkan keputusan kepada manager investasi apa dia disebut expert? saya rasa tidak ya... kalo dia udah expert seharusnya dia transaksi sendiri dong, dan ga perlu di serahkan ke manager investasi. #bener ga ya logika saya?? hehehe

Dan selama pengamatan saya, investor yang berinvestasi di broker lokal 90% mengalami kerugian.... (silahkan anda tanya ke teman-teman yang udah ngerasain trading di lokal punya... belum pernah saya denger profit yang konsisten, banyaknya saya denger injek yang konsisten hehehehe).. kalo ada yang bisa konsisten kenalin dong ke saya sekalian saya mau liat hsitory transaksinya, biar saya bisa belajar

Saya juga mencermati, bahwa broker-broker lokal yang disebut LEGAL masih banyak tuh yang merugikan nasabah saya kasih contoh ya : buka deh link ini : http*//harianjayapos*com/detail-537-pt-best-profit-future-pontianak-lakukan-penipuan-dengan-modus-baru*html

Bukan itu saja sebenernya, ada Broker yang LEGAL dimana mereka membuka ACCOUNT MIKRO yang katanya ilegal secara terbuka, saya ga mau sebut nama lah gak enak. Bappebti bisa membuktikannya sendiri kok. (atau pura-pura tutup mata kali yah?? hehehe)
Sedikit menambahkan: tadi saya sudah bahas mengenai perbedaan yang sangat signifikan antara broker internasional dan broker lokal. Ketika kita berinvestasi atau trading di Broker lokal Indonesia berapa persen kah kemungkinan kita profit? atau jangan lah dulu kita berbicara profit, kita berbicara strategi trading dulu deh.

Hal yang terpenting yang harus kita lakukan dalam trading adalah ANALISA DAN STRATEGI, ketika kita akan membuka suatu posisi biasanya kita harus menganalisa terlebih dahulu, analisa bisa menggunakan sistem Analisa Teknikal atau Analisa Fundamental terserah dari trader terbiasa dengan sistem apa. Ada kalanya ketika kita sudah menganalisa dan kita sudah membuka satu posisi ternyata posisi kita ambil itu salah, maka kita akan mulai memikirkan strategi. Mungkin kita semua paham ada beberapa strategi yang biasa kita lakukan, yaitu : Scalping, Averaging, Switch Cut, Averaging Martingale, Hedging atau locking. Nah di Broker Internasional strategi-strategi itu bisa berjalan dengan baik karena Lot nya bisa diatur, Leverage nya besar, tidak ada swap dan tidak ada komisi. Namun bila kita bertransaksi di Broker Lokal apa bisa strategi itu dijalankan?
Dengan size lot minimum yang demikian besar dan Leverage yang demikian kecil tidak mungkin kita menjalankan strategi Averaging apalagi Maringale, yang ada margin kita akan habis terkuras
Kemudian dengan adanya Komisi apakah kita bisa menjalankan strategi scalping? scalping itu berati ambil cuma 2, 3, 4, atau 5 point saja... sekarang kalo kita dikenakan komisi dan ditambah dengan spread apa mungkin scalping bisa dilakukan..????
Lalu jika kita mau menginapkan (overnight) posisi kita, bila itu dilakukan di broker lokal uang kita akan habis tergerus swap/bunga setiap harinya... apalagi hari rabu 3 kali swap kita dikenakan... Ampun Deeeeehhhh!!!

Anda bisa simpulkan sendiri maksud saya menulis di atas dan tinggal dijawab pertanyaan saya tadi :

“BERAPA PERSENKAH KEMUNGKINAN KITA PROFIT DI BROKER LOKAL” bisa kah teman-teman menjawab?????

Saya sih sedikit menyarankan kepada Bappebti untuk bersikap open minded, cobalah untuk terbuka, bersikap introspeksi diri dan mencoba untuk berani mengkoreksi diri.. "orang lain , bisa kenapa kita tidak??", anda selalu bertameng dalam undang-undang sehingga berani untuk menutup beberapa kantor perwakilan broker internasional. Jangan lah Bappebti menyangka bahwa dengan ditutupnya kantor-kantor perwakilan berarti tutup juga broker-broker internasional, anda salah besar Broker Internasional berpromosi lewat online bukan offline, dan selama ini broker internasional yang kami pilih tidak pernah tuh ada masalah...
Jadi kalo saya ambil pepatah : "Buruk Muka Cermin Dibelah" sekali lagi introspeksi dan koreksi itu yang terpenting."

hormat saya

Pendatang Baru Dalam Dunia Trading

Sumber. http://forexbantaeng.blogspot.com

5 Responses so far.

  1. Oh gitu to! thanks ya sdh sharing

  2. Ren Mouri says:

    Makasih sharingnya.. Untuk trading di forex, saya sendiri lebih memilih trading di broker luar, seperti octafx. bisa trading dengan minimal deposit yang terjangkau. Ya meskipun memang broker luar sendiri termasuk ilegal, tapi kenyataannya, mereka memang lebih bisa memberikan pelayanan yang maksimal untuk kliennya.

  3. admin says:

    Kenapa banya orang bilang OctaFX itu penipu ???

  4. Setuju banget sama anda! memang trading diluar lebih enak! ga perlu deposit banyak2, ga ada swap, komisi, dll tetek bengek!

    coba trading di www.wealthmotionfx.com! Teman2 saya dulu saya jadi broker di broker lokal pd mateng! skrng pada menang

  5. Indra says:

    simon-forextrader.mtrocket.com

    silahkan dilihat Record History Trading

Leave a Reply